body repair bandung



Home

Konsultasi

About

Kontak Bengkel

Blog

Home

Layanan

Whatsapp

Cairan yang merusak cat mobil adalah salah satu komponen yang sangat dihindari oleh para pemilik mobil karena bisa membuat body mobil terlihat jelek dan buruk. Mobil dengan body yang mulus dan terawat adalah keinginan semua pemilik mobil yang ingin tampil kece dan keren. Banyak orang yang merasa bahwa cat mobil pertama spesial dan tidak ingin diganti dengan yang baru. Apabila Anda merupakan orang yang merasakan hal yang sama, Anda perlu menghindari beberapa cairan yang merusak cat mobil Anda seperti yang akan dibahas kali ini.

Jenis-jenis Cairan yang Merusak Cat Mobil

Meski merupakan hal-hal yang dianggap remeh, seringkali beberapa cairan memiliki dampak yang cukup buruk pada bodi mobil. Inilah jenis-jenis cairan yang merusak cat mobil dan patut untuk Anda perhatikan serta waspadai.

Pelumas

Mobil pada umumnya menggunakan pelumas yang berfungsi untuk menggerakkan mesin yang sangat kompleks dan memiliki banyak sistem mekanis yang menunjang suatu mobil bisa melaju di jalanan. Cairan seperti oli mesin, oli transmisi, minyak rem, dan oli power. Saat cairan tersebut mengenai cat mobil Anda, maka akan meninggalkan noda di cat mobil dan bisa membuat catnya mengelupas perlahan. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati agar cairan yang merusak cat mobil pelumas tidak mengenai bodi mobil Anda.

Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur tumpah mengenai cat mobil Anda? Jangan panik, Anda bisa mencuci dengan sampo khusus mobil yang aman bagi bodi mobil Anda. Namun, Anda harus sesegera mungkin membersihkannya saat sudah terkena cairan pelumas mobil agar tidak sempat rusak.

Bahan Bakar

Pernahkah cat mobil Anda rusak dan bernoda disekitar nozzle pengisian bahan bakar? Hal ini mungkin disebabkan oleh bahan bakar yang tidak sengaja merembes atau keluar dari nozzle pengisian bahan bakar sehingga daerah bodi mobil terutama di dekat lubang pengisian bahan bakar menjadi rusak. Selain bisa terkelupas, cairan bahan bakar tersebut merupakan cairan yang merusak cat mobil yang juga bisa membuat permukaan cat mobil Anda terkikis karena bahan bakar yang sifatnya mudah menguap yang membuat cat mobil rusak perlahan. Anda bisa memberitahu petugas untuk berhati-hati dalam pengisian bahan bakar mobil Anda.

Minuman Bersoda

Bagi Anda yang suka mengonsumsi minuman bersoda, sebaiknya berhati-hati mulai saat ini. Minuman bersoda yang biasanya menjadi konsumsi kebanyakan orang ternyata merupakan cairan yang merusak cat mobil Anda. Minuman soda memiliki kandungan zat warna yang bisa merusak warna mobil Anda. Apabila terkena bodi mobil, maka minuman tersebut akan meninggalkan noda yang mengering dan perlahan merusak cat mobil Anda. Semakin lama noda tersebut dibiarkan, maka akan semakin sulit untuk dibersihkan. Oleh karena itu, Anda harus segera membersihkannya agar cat mobil Anda tetap utuh dan tidak rusak.

Saat membersihkan noda minuman bersoda, pastikan Anda benar-benar membersihkannya dengan teliti karena biasanya noda soda yang tumpah merembes ke banyak tempat. Apabila tidak bersih, maka bodi mobil Anda akan belang karena sebagian terkena cipratan nodanya.

Getah Pohon

Getah pohon bisa menjadi cairan yang merusak cat mobil Anda. Pasalnya, banyak orang yang senang memarkirkan mobilnya di bawah pohon untuk menghindari sinar matahari dengan anggapan menjaga cat mobil tetap bertahan lama. Namun, seringkali jika parker di bawah pohon, mobil akan kejatuhan getah pohon dan merusak bodi mobil. Getah pohon yang mengering akan membuat cat mobil akan rusak dan sulit dihilangkan. Getah pohon yang jatuh ke bodi mobil akan sangat lengket dan meninggalkan noda yang sangat sulit dibersihkan. Nodanya akan sangat terlihat dan akan kusam.

Untuk menghindari hal tersebut, penulis menyarankan untuk mencari tempat parker lain yang lebih aman dan terhindar dari getah pohon. Dalam kondisi mobil parkir, getah pohon bisa jatuh dan mongering tanpa Anda sadari. Jika sudah semakin mengering, maka akan semakin sulit untuk dibersihkan. Selain terkena getah pohon, parkir di bawah pohon bisa membuat mobil Anda kotor karena debu dan terkena daun-daun kering.

Telur Mentah

Banyak orang menggunakan telur mentah untuk merayakan sesuatu, termasuk ulang tahun, kendaraan baru, dan ospek di beberapa institusi. Beberapa tradisi di daerah Sumatera Utara menggunakan telur untuk merayakan kendaraan baru seperti motor atau mobil. Telur tersebut dipecahkan di bodi motor atau mobil sebagai bentuk perayaan kendaraan baru dengan kepercayaan tertentu. Faktanya, telur mentah yang dipecahkan di atas bodi mobil akan meninggalkan bekas noda yang sangat sulit untuk dibersihkan menjadi cairan yang merusak cat mobil. Noda telur mentah yang sudah kering akan sulit dibersihkan, selain itu cangkang telur bisa membuat mobil Anda akan tergores dan terlihat jelek. Anda akan mengeluarkan biaya yang lumayan besar untuk memperbaiki cat mobil yang sudah tergores.

Air Accu

Mobil yang menggunakan accu basah harus berhati-hati dengan saat menuangkannya karena bisa menjadi cairan yang merusak cat mobil Anda. Air accu memiliki konsentrat asam yang tinggi sehingga bisa menimbulkan karat pada logam yang membuat bodi mobil Anda menjadi jelek dan tidak enak dipandang. Selain itu, karat yang sudah muncul bisa membuat bodi mobil menjadi rapuh dan cepat rusak dan pada akhirnya Anda akan menghabiskan biaya yang lebih banyak untuk perbaikannya.

Cairan Elektrolit yang ada di baterai accu bisa tumpah dengan tidak sengaja melalui selangnya dan mengenai cat mobil Anda. Air dari tutup lubang accu juga bisa mengandung cairan elektrolit yang tepat berada di permukaannya dan secara tidak sadar bisa mengenai permukaan cat mobil Anda sehingga terjadi korosi yang menimbulkan jejak karat dan keropos di sekitar tumpahan cairan elektrolit tersebut.

Detergen

Salah satu cairan yang merusak cat mobil yang dianggap orang banyak bisa membersihkan noda dari cat mobil ini juga bisa menjadi penyebab cat mobil Anda menjadi rusak. Kandungan bahan kimia yang terdapat dalam deterjen bisa merusak lapisan pelindung cat mobil sehingga akan meninggalkan noda yang sulit untuk dihilangkan pada bagian bodi mobil Anda. Hal ini banyak tidak disadari oleh orang banyak, dan perlahan warna cat mobil mereka akan pudar karena menggunakan detergen yang bisa mengikis cat warna mobil secara perlahan.

Apabila sudah terlanjur pudar warnanya, maka Anda akan kesulitan mengembalikan warnanya seperti sedia kala. Pilihan satu-satunya adalah dengan mengecat kembali warna mobil Anda ke bengkel untuk mendapatkan warna yang seperti baru. Oleh karena hal tersebut, Anda perlu berhati-hati untuk menaruh detergen dan jangan sampai mengenai bodi mobil Anda. Untuk mencuci mobil, Anda bisa menggunakan shampo khusus mobil yang sudah terbukti bisa menjaga keawetan cat warna mobil Anda.

Cairan Pembersih Jamur Kaca

Selain detergent, cairan lain yang harus Anda hindari adalah cairan pembersih jamur kaca. Cairan ini berfungsi untuk menangkal jamur yang sering tumbuh di kaca mobil. Ketika Anda membersihkan mobil, berhati-hatilah agar cairan ini tidak mengenai bodi mobil Anda karena akan menyebabkan kerusakan pada bodi mobil Anda.

Selain merusak mobil, cairan pembersih jamur ini juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit sehingga Anda harus benar-benar hati-hati jika membersihkan kaca mobil Anda. Kandungan kimia yang terkandung di dalamnya membuat iritasi kulit dan merusak bagian luar kulit Anda. Apabila sudah terlanjur terkena kulit, Anda harus langsung membersihkannya dengan air yang mengalir.

Sehingga pastikan untuk selalu merawat permukaan bodi mobil Anda agar cat-nya tak mengalami kerusakan.

Kesimpulan

Itulah tadi beberapa cairan atau zat yang berbahaya untuk cat mobil kendaraan. Namun jika itu semua sudah terlanjur terjadi pada cat kendaraan baik mobil atau motor. Segera bawa mobil ke bengkel mobil terdekat di lokasi kamu. Dengan langsung diberikan ke bengkel cat mobil terdekat dari lokasi kamu, dapat mengurangi melebarnya kerusakan body mobil.